Miifam, Lakukan Permainan Ini Bersama si Kecil Saat Musim Hujan Yuk

Musim hujan seperti ini membuat si Kecil nggak bisa bermain sepeda dan berlarian dengan teman-temannya.. khawatir deh dia jadi bosan dan murung. Eits, Parents jangan dulu khawatir! Meski musim hujan, bukan berarti si Kecil nggak bisa bermain dengan bebas, lho. Banyak hal yang bisa dilakukan dan nggak kalah seru meski dilakukan di dalam rumah. 
Pada dasarnya, bermain di dalam ataupun luar rumah tetap dapat menstimulasi perkembangan si Kecil. Justru, bermain di dalam ruangan saat hujan akan meningkatkan partisipasi dan menjalin kehangatan hubungan antara Parents dengan si Kecil. 


Berikut ada beberapa pilihan permainan yang bisa Parents lakukan bareng si Kecil saat musim hujan. Cobain yuk!

1. Identifying Colors

Parents bisa mengajak si Kecil dengan paket permainan berwarna-warni sambil bermain identifikasi warna. Permainan ini dilakukan dengan mengumpulkan warna yang sama ke dalam satu tempat, kemudian bantu si Kecil untuk menghitung jumlahnya. 

Menurut penelitian dari Dr. Sears Wellness Institute, permainan identifikasi warna sejak usia di bawah lima tahun dapat menstimulasi anak dalam keterampilan bahasa lisan karena anak menggunakannya sebagai alat pembelajaran dan berkomunikasi dengan orang lain.

2. Freeze Dance

Permainan ini sangat seru dilakukan di dalam rumah maupun di mobil saat berpergian jauh dengan anak. Dalam permainan “Freeze Dance” ini, kita mengajak si Kecil menari sambil diiringi musik dengan lagu “freeze dance” atau lagu favorit mereka lainnya. Mereka bisa menggerakkan tubuhnya sesuai dengan ritme lagu, mengontrol lagu tersebut dari handphone untuk menyalakan dan mematikan alunan musik.

Saat musik mulai, kita harus melakukan dance dengan si Kecil dan saat musik berhenti, dance pun juga harus berhenti. Hitung sampai 10 sebelum musik dinyalakan kembali. 

Agar lebih seru, Parents dapat berikan ‘treat’’ bagi mereka yang tetap bergoyang di saat musik berhenti. Treat ini bisa berupa coretan pada muka dengan menggunakan bedak. Muka yang penuh dengan coretan bedak pasti akan membuat anak kegirangan.

Melalui permainan ini, si Kecil belajar mengenal musik dan juga meningkatkan kemampuan koordinasi anggota tubuhnya saat melakukan dance. Saat musik berhenti dan si Kecil harus diam mematung, dan belajar keseimbangan. Alunan musik juga akan mengasah kemampuan pendengarannya.

3. Fun Bowling

Nah, untuk permainan yang satu ini Parents bisa menyusun 10 botol plastik air mineral bekas, yang bentuknya seperti dalam permainan bowling. Kemudian sediakan bola kurang lebih yang berukuran sedang. Buat “Jalur Bowling” menggunakan lakban. Perlu diperhatikan untuk lebar dan panjangnya disesuaikan dengan kemampuan umur si Kecil ya, Parents.  Kemudian minta si Kecil untuk melempar bola pada jalur yang sudah tersedia. 

Dengan permainan ini si Kecil akan terlatih dengan koordinasi motorik, meningkatkan konsentrasi, melatih fleksibilitas, serta meningkatkan kemampuan mengelola emosi pada saat si Kecil menang ataupun kalah.

4. Lego Color Hunt

Melalui permainan Lego Color Hunt, si Kecil akan belajar mengenal dan menyortir warna, meningkatkan attention to detail, mengenalkan konsep kerjasama, melatih motorik, serta mengajak si Kecil untuk sabar. 

Permainan ini dilakukan dengan menempel karton di lantai. Sebar dan sembunyikan lego pada area-area di dalam rumah. Ajak si Kecil untuk mencari dan menaruh kembali lego di atas karton sesuai dengan warnanya. Parents bisa menaruh lego pada tempat yang bervariasi, mulai dari tempat yang mudah terlihat sampai tersembunyi di balik lemari.

5. Fun Camping

Alam memang selalu punya daya tarik tersendiri bagi si Kecil! Tak masalah jika Parents tak punya tenda, justru kesempatan ini bisa digunakan untuk mengajak si Kecil mencari solusi bagaimana mendirikan tenda dengan peralatan yang ada di dalam rumah. Ajak si Kecil untuk ikut serta dalam membantu mendorong kursi dan membentangkan selimut hingga menyerupai tenda. 

Agar berkemah menjadi lebih menyenangkan, Parents bisa siapkan beberapa buku cerita atau lagu yang dapat dinyanyikan bersama dengan si Kecil. Masukkan juga beragam mainan kesukaannya ke dalam tenda agar acara berkemah menjadi lebih seru.

Kegiatan ini akan meningkatkan kreativitas si Kecil dalam membangun suasana tenda serta mengajarkan kerjasama, serta melatih motoriknya.

6. Treasure Hunt

Temukan harta karunnya, yuk! Ajak si Kecil berperan sebagai pemburu harta karun dan minta dia untuk mencari benda harta karun yang telah Parents sembunyikan di dalam rumah. Harta karun yang digunakan boleh berupa apa saja, tetapi disarankan benda yang menjadi kesukaan si Kecil agar dia semangat saat menemukannya. 

Misalnya dengan beberapa mainan dan buku yang pasti akan disukai oleh si Kecil, lalu bungkus dengan kertas kado bergambar. Tentukan lokasi untuk menyembunyikan harta karun tersebut. Misalnya di dalam lemari, kulkas, kotak sepatu, atau bahkan di kolong meja. 

Untuk membuatnya semakin menarik, Parents bisa membuat peta harta karun yang menggambarkan denah rumah secara detail disertai posisi tempat persembunyian si harta karun tersebut. Kemudian berikan tanda silang pada lokasi yang tepat. 

Jika si Kecil sudah bisa membaca, Parents bisa memberi petunjuk tambahan. Misalnya untuk tempat persembunyian kulkas, bisa ditulis “Tempat ini biasa digunakan untuk mendinginkan makanan.” Kalau si Kecil belum bisa membaca, Parents cukup ucapkan petunjuknya secara lisan. Permainan ini akan semakin lebih seru jika diberi batasan waktu dalam mencari keseluruhan harta karun.

Find the treasure akan merangsang rasa penasaran si Kecil serta melatih konsentrasinya dalam menyelesaikan masalah. Si Kecil juga akan belajar mendengarkan petunjuk serta meningkatkan kemampuan memori visualnya.

7. Catch and Tell

Di usianya, si Kecil sangat tertarik pada segala hal yang ada di sekelilingnya. Parents bisa membantunya untuk mempelajari hal baru dan melihat detail bentuk serta tekstur dari setiap benda melalui permainan ini. 

Pertama, siapkan satu buah kantung lalu masukkan beraneka macam benda ke dalamnya. Benda yang dimasukkan boleh apa saja, bisa benda-benda yang familiar dengan si Kecil ataupun benda yang sama sekali tidak pernah dimainkan olehnya. Kemudian, minta si Kecil untuk meraba satu benda yang ada di dalam kantung, tanpa melihat dan tanpa ditarik keluar. Lalu mintalah ia untuk menebak benda apa itu dari sentuhan yang dirasakannya. 

Tetapi, segera beritahu jika si Kecil tidak bisa menebak agar permainan tidak menjadi membosankan. Minta si Kecil menarik keluar benda itu, dan Parents bisa sekalian menjelaskan karakteristik terkait dengan benda yang ditebak, misalnya seperti nama, teksturnya, dan fungsinya.

Permainan ini membantu si Kecil mengembangkan kemampuan bahasa serta memori visualnya, mengasah panca indera, meningkatkan rasa keingintahuan serta kemampuan untuk memecahkan masalah.

8. Sail Around The World

Dengan memanfaatkan barang-barang yang ada di rumah, Parents bisa mengajak si Kecil untuk bermain imajinasi. Misalnya dengan menjadi bajak laut yang berlayar mengarungi samudera. Pertama tentunya siapkan alat bermain seperti bak mandi berukuran sedang untuk dijadikan kapal layar, gayung sebagai dayung, dan sprei atau selimut untuk menandakan wilayah samudera. 

Lalu, buat topi bajak laut dari kertas koran ataupun karton untuk si Kecil. Biarkan si Kecil masuk ke dalam bak mandi lengkap dengan kostum bajak lautnya. Parents bisa berpura-pura menjadi anak buahnya. Beraktinglah seolah-olah Parents berdua sedang di tengah laut. Teriakkan kata-kata seperti “Awas ada gelombang besar,” atau “Hati-hati ada musuh di depan.” 

Bermain peran seperti ini akan melatih imajinasi si Kecil sehingga kreativitasnya akan berkembang.

9. Quality Time

Quality time bersama keluarga bisa Parents dan Si Kecil dapatkan saat di luar hujan dengan menonton TV bersama. Menurut American Academy of Pediatrics, menonton TV bersama keluarga dapat meningkatkan interaksi, percakapan, dan kebersamaan dengan keluarga. Perlu diperhatikan, Parents perlu membatasi penayangan dengan menyeleksi program tertentu yang akan ditonton.

Sebenarnya, tak ada yang salah dengan membiarkan si Kecil bermain hujan-hujanan. Tetapi Parents perlu melihat kondisi anak dan ‘kondisi’ si hujan, sehingga bermain hujan-hujanan menjadi tidak berbahaya. Sebelum mengizinkannya melesat keluar rumah saat hujan turun, cobe cek terlebih dahulu, apakah hujannya disertai dengan angin kencang dan petir? Jika tidak, maka izinkan si Kecil bermain hujan di luar sesekali. Dan pastikan bahwa anak berada dalam kondisi yang sehat. Terakhir, tetap berikan batas waktu untuk si Kecil bermain hujan ya, Parents!

Tetapi jika Parents khawatir, kini Parents sudah punya beberapa ide permainan yang bisa dilakukan bersama si kecil di rumah ketika hujan datang. Tidak perlu khawatir lagi, si Kecil tetap bisa memiliki pengalaman bermain di rumah yang menyenangkan.

Selamat bermain Miifam!

Leave a Replay

Shop Now At

FIND US ON TOKOPEDIA SHOPEE