Miifam, Ini Lho Kekeliruan Yang Umum Dilakukan Parents

Memang tidak ada manual book untuk merawat si Kecil. Dalam prosesnya, Parents tentu harus banyak belajar hal baru, terutama untuk menjaga kesehatan dan imunitas si Kecil. Tanpa sadar, Parents mungkin melakukan kekeliruan umum yang ternyata berbahaya bagi kesehatannya.

Yuk, kita intip apa aja sih kekeliruan umum yang dapat berisiko terhadap kesehatan si Kecil dan mengapa hal itu bisa berbahaya?

1. Memberi madu kepada bayi dibawah 1 tahun

Madu memang terbukti memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan daya tahan dan kesehatan tubuh. Tetapi, tidak untuk tubuh bayi! Parents harus tahu, bahwasannya memberikan madu untuk bayi di bawah 1 tahun sangat tidak dianjurkan. Memberikan madu jenis apapun untuk bayi <1 tahun ternyata menimbulkan berbagai risiko kesehatan, mulai dari kerusakan gigi hingga keracunan serius. 

Hal tersebut berkaitan spora dari bakteri Clostridium botulinum yang terkandung di dalam madu. Spora tersebut akan berkumpul di dalam usus besar dan mulai bekerja untuk memproduksi dan melepaskan toksin atau racun botulinum di saluran cerna bayi. Bayi <1 tahun belum bisa memproduksi anti bakteri secara alami sehingga apabila bakteri ini tertelan, bayi dapat mengalami keracunan langka atau disebut botulisme

Madu juga tidak dianjurkan untuk ditambahkan pada makanan dan minuman bayi karena madu mengandung kadar gula yang tinggi yang bisa merusak giginya saat baru tumbuh. Dampak lainnya adalah pemberian madu membuat bayi terbiasa dengan rasa manis. Apabila dibiarkan dalam waktu lama, bayi akan terus-menerus menginginkan makanan yang manis. Hal ini berisiko menyebabkan si Kecil menderita kelebihan berat badan atau obesitas ketika dewasa, serta meningkatkan risiko untuk menderita diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga kanker.

2. Mengunyah atau meniup makanan sebelum diberikan ke si Kecil

Parents mungkin pernah mengunyah atau meniup makanan sebelum diberikan ke si Kecil ketika makanan tersebut panas atau agar si Kecil lebih mudah untuk menelannya. Ternyata, kebiasaan ini ternyata memiliki banyak risiko berbahaya bagi kesehatan, lho.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa terdapat bakteri Streptococcus mutans yang dapat menyebabkan kerusakan gigi ketika meniup makanan ke si Kecil.

Dr. Nowak menjelaskan bahwa saat gigi pertama bayi tumbuh, bakteri Streptococcus meninggalkan asam setelah memakan makanan sisa yang ada di mulut dan mulai mengembangkan plak. Hanya perlu lima sampai enam bulan bagi bakteri ini untuk memulai proses pembusukan gigi dan menyebabkannya berlubang. 

Parents sangat perlu perhatikan akan hal ini karena gigi susu si Kecil sangat rentan terhadap bakteri ini. Untuk itu, hindari mengunyah ataupun meniup makanan sebelum diberikan ke si Kecil ya, Parents.

3. Membuat susu formula dengan air dispenser

Saat ini masih banyak Parents yang menggunakan air dispenser saat membuat susu formula. Memang lebih mudah, tetapi kebiasaan ini sangat berbahaya bagi kesehatan si Kecil. Hal ini dikarenakan air panas yang dihasilkan dari dispenser pada umumnya tidak mencapai suhu di atas 70 derajat Celcius.

Walaupun bubuk susu formula sebenarnya juga tidak steril bila dilarutkan dengan air bersuhu di bawah 70 derajat Celcius, tetapi sangat disarankan untuk Parents membuat susu formula yang disterilkan dengan air panas dengan air yang suhunya lebih dari 70°C, meski terdapat kemungkinan masih ada bakteri dalam susu formula yang tidak mati.

Selain itu, Parents juga harus perhatikan kesterilan dari botol susu yang akan digunakan serta jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum membuatnya. Dengan begitu, risiko masuknya bakteri dari bubuk susu formula masuk bersamaan dengan susu yang diminum akan sedikit dan si Kecil tidak rawan untuk jatuh sakit.

Dari tiga kekeliruan ini, ada kah yang pernah Parents lakukan? Nah, sekarang Parents sudah tahu bahaya yang akan ditimbulkan. Yuk, mulai sekarang kita lebih aware agar si Kecil tetap sehat!

Leave a Replay

Shop Now At

FIND US ON TOKOPEDIA SHOPEE