Moms, Si Kecil Belum Bisa Toilet Training? Yuk, Pahami Kapan Perlu Khawatir

Moms, Si Kecil Belum Bisa Toilet Training? Yuk, Pahami Kapan Perlu Khawatir

Melihat Si Kecil mulai belajar toilet training tentu menjadi momen yang membahagiakan. Namun, ketika usianya semakin bertambah tetapi belum juga terbiasa menggunakan toilet sendiri, Moms mungkin mulai khawatir, sementara anak seusianya tampak sudah berhasil melewati tahap ini. 

Padahal, setiap anak memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda. Lantas, sampai usia berapa anak yang belum bisa toilet training masih tergolong wajar? Yuk, pahami kapan Si Kecil sebenarnya sudah siap memulai toilet training dan kapan kondisi ini perlu mendapatkan perhatian lebih. 

Apa Itu Toilet Training 

Toilet training adalah proses mengenalkan Si Kecil untuk buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB) di toilet atau potty secara mandiri, tanpa lagi bergantung pada popok. Dalam prosesnya, Si Kecil akan belajar mengenali keinginan untuk BAK atau BAB, menyampaikan kebutuhannya, hingga membiasakan diri menggunakan toilet dengan bantuan dan pendampingan dari Moms.  

Lebih dari sekadar kebiasaan baru, toilet training juga menjadi salah satu tahap penting yang dapat membantu melatih kemandirian, rasa percaya diri, serta mendukung perkembangan keterampilan motorik Si Kecil. Oleh karena itu, proses ini sebaiknya dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan dan perkembangan masing-masing anak.  

Kapan Anak Siap Toilet Training?  

Memulai toilet training tidak harus menunggu Si Kecil mencapai usia tertentu. Pasalnya, setiap anak memiliki kesiapan yang berbeda-beda. Meski umumnya toilet training mulai dikenalkan pada usia 18 bulan hingga 3 tahun, waktu yang tepat tetap bergantung pada kesiapan fisik dan emosional masing-masing anak.

Oleh karena itu, sebelum mulai melepas popok Si Kecil, penting bagi Moms untuk memastikan bahwa ia sudah siap secara fisik maupun emosional. Dengan begitu, proses toilet training dapat berjalan lebih nyaman dan optimal.

Tanda Anak Siap Toilet Training        

Sebelum memulai toilet training, Moms juga perlu memperhatikan apakah Si Kecil sudah menunjukkan tanda-tanda siap untuk belajar menggunakan toilet sendiri. Ketika dilakukan di waktu yang tepat, proses toilet training biasanya akan terasa lebih nyaman dan menyenangkan bagi Moms maupun Si Kecil. Berikut tanda-tanda kesiapan anak memulai toilet training

  1. Si Kecil Mulai Siap Secara Fisik
    Beberapa tanda yang dapat Moms perhatikan, antara lain: 
  • Popok tetap kering selama sekitar 2 jam atau setelah bangun tidur.

  • Mulai menunjukkan tanda saat ingin BAK atau BAB, misalnya berhenti bermain atau tampak menahan. 

  • Sudah mampu berjalan, duduk, serta melepas dan mengenakan celana sendiri. 

  • Mampu memberi tahu Moms saat ingin BAK atau BAB. 

  • Mulai memiliki jadwal BAB yang lebih teratur. 

  1. Si Kecil Mulai Siap Belajar Mandiri
    Selain kemampuan fisik, kesiapan Si Kecil untuk belajar juga tidak kalah penting. Beberapa tandanya meliputi:  

  • Menunjukkan rasa tidak nyaman saat popok basah atau kotor. 

  • Mulai tertarik menggunakan toilet, seperti dengan mengikuti Moms ke kamar mandi. 

  • Lebih memilih memakai celana dalam dibandingkan popok.  

  • Antusias mencoba menggunakan toilet dan mengikuti proses toilet training. 

  • Mulai menunjukkan keinginan untuk melakukan berbagai hal secara mandiri. 

Tips Mendampingi Anak Toilet Training 

Mendampingi Si Kecil selama toilet training memang membutuhkan kesabaran dan konsistensi. Agar proses belajarnya terasa lebih nyaman sekaligus membantu Si Kecil lebih percaya diri, ada beberapa hal yang dapat Moms terapkan selama toilet training berlangsung.

    (Sumber: Ibumedia.com)

Kapan Perlu Berkonsultasi ke Dokter?  

Sebagian besar tantangan saat toilet training merupakan bagian dari proses belajar Si Kecil. Namun, jika Si Kecil mengalami beberapa kondisi berikut, Moms sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.  

  • Si Kecil belum berhasil toilet training hingga usia 4 tahun.

  • Tidak BAB selama lebih dari 3 hari. 

  • Menolak menggunakan toilet secara terus-menerus. 

  • Tampak kesakitan saat BAK atau BAB. 

  • Frekuensi BAK jauh lebih sering atau justru sangat jarang dari biasanya.

  • Terdapat darah pada urine atau popok.

Tidak semua kondisi di atas menandakan adanya masalah yang serius. Namun, berkonsultasi dengan dokter dapat membantu memastikan penyebabnya sekaligus memberikan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi Si Kecil.   

Baca Juga:  Moms, Yuk DUkung Motorik Halus Anak Lewat Belajat Makan Sendiri

 

Mendampingi Si Kecil melewati setiap tahap tumbuh kembang memang penuh cerita, termasuk saat toilet training. Terkadang ada hari yang terasa lancar, tetapi ada juga momen yang membuat Moms memiliki banyak pertanyaan. Hal tersebut tentu merupakan bagian dari perjalanan belajar bersama Si Kecil. 

Jika Moms sedang mencari komunitas yang hangat untuk saling berbagi pengalaman dan belajar seputar tumbuh kembang Si Kecil, yuk bergabung bersama Miifams Club. Moms bisa mengikuti berbagai sharing session dan webinar bersama para ahli, mendapatkan kesempatan mencoba produk gratis dari partner Alamii, menikmati event dan playdate eksklusif, serta memperoleh berbagai informasi dan keuntungan spesial dari Alamii. 

 

0 comments

Leave a comment