Gentle Parenting vs Permissive Parenting, Apa Bedanya Moms?
Mendampingi Si Kecil dalam setiap tahap tumbuh kembangnya tentu menjadi proses yang penuh cerita bagi Moms. Ada banyak hal yang mulai dikenalkan sejak dini, mulai dari mengenali perasaan hingga belajar memahami berbagai situasi di sekitarnya.
Di tengah banyaknya pendekatan parenting yang bisa Moms temui, gentle parenting menjadi salah satu yang cukup banyak dibicarakan. Istilah ini mungkin sudah sering Moms dengar, begitu pula dengan permissive parenting yang terkadang dianggap serupa. Namun, apa sebenarnya perbedaan dari keduanya? Yuk, Moms, kenali lebih dekat gentle parenting dan permissive parenting dalam artikel ini!
Apa Itu Gentle Parenting dan Permissive Parenting?
Gentle parenting merupakan pendekatan pengasuhan yang mengutamakan hubungan positif antara Moms dan Si Kecil. Pendekatan ini berlandaskan empati, rasa hormat, dan pemahaman terhadap perasaan serta kebutuhan Si Kecil. Dalam kesehariannya, Moms mendampingi Si Kecil melalui komunikasi yang baik agar ia dapat belajar memahami dirinya dan lingkungan di sekitarnya.
Sementara itu, permissive parenting merupakan pola asuh yang hangat dan penuh kasih sayang, dengan kebebasan yang cukup besar bagi Si Kecil dalam mengambil keputusan. Moms yang menerapkan pola asuh ini biasanya memberikan ruang bagi Si Kecil untuk belajar dari pengalaman dan pilihannya sendiri, dengan aturan atau ekspektasi yang lebih sedikit.
Keduanya sama-sama menempatkan hubungan yang hangat antara Moms dan Si Kecil sebagai bagian penting dalam pengasuhan. Meski begitu, gentle parenting dan permissive parenting memiliki pendekatan yang berbeda dalam mendampingi Si Kecil.
Gentle Parenting vs Permissive Parenting
Perbedaan gentle parenting dan permissive parenting dapat terlihat dari beberapa hal dalam keseharian, terutama saat Moms memberikan arahan dan mendampingi Si Kecil menghadapi berbagai situasi.
Setiap pendekatan memiliki aspek dan cara yang berbeda dalam mendampingi Si Kecil. Pada gentle parenting, hubungan yang hangat tetap berjalan bersama arahan dan batasan yang membantu Si Kecil memahami berbagai situasi.
Bagaimana Penerapannya Sehari-hari?
Perbedaan gentle parenting dan permissive parenting juga dapat terlihat dari cara Moms merespons berbagai situasi bersama Si Kecil. Setiap pendekatan memiliki cara masing-masing dalam memberikan ruang, arahan, dan batasan. Berikut beberapa contoh yang bisa membantu Moms melihat perbedaannya dalam keseharian.
-
Saat Si Kecil Menolak Makan Sayur
Dalam gentle parenting, Moms dapat memahami bahwa Si Kecil mungkin belum menyukai rasa atau tekstur sayur tertentu. Moms tetap bisa mengenalkan sayur sambil memberikan pilihan, misalnya mencoba cara pengolahan yang berbeda. Sementara dalam permissive parenting, Si Kecil cenderung memiliki lebih banyak kebebasan dalam menentukan makanan yang ingin dimakan, termasuk ketika memilih untuk tidak mengonsumsi sayur. -
Saat Si Kecil Mengalami Tantrum
Dalam gentle parenting, Moms dapat tetap mendampingi Si Kecil saat emosinya sedang besar, membantu mengenali perasaannya, sekaligus memberikan arahan dengan tenang. Sementara dalam permissive parenting, Si Kecil cenderung diberikan lebih banyak ruang untuk mengekspresikan emosinya dengan lebih sedikit arahan atau batasan. Dalam situasi tertentu, Moms juga bisa mengikuti keinginan Si Kecil untuk membantu suasana kembali tenang. -
Saat Menentukan Waktu Tidur
Dalam gentle parenting, Moms dapat mengenalkan rutinitas tidur secara perlahan dan konsisten, sekaligus membantu Si Kecil memahami bahwa sudah waktunya beristirahat. Sementara dalam permissive parenting, Si Kecil memiliki lebih banyak kebebasan dalam menentukan waktu istirahat dan aktivitas sebelum tidur, dengan aturan atau batasan yang lebih sedikit.
Baca Juga: Cara Mengajarkan Anak Minta Maaf Tanpa Memaksa, Moms Perlu Tahu!
Pada akhirnya, gentle parenting dan permissive parenting memiliki cara yang berbeda dalam memberikan ruang, arahan, dan batasan bagi Si Kecil. Setiap keluarga tentu memiliki kebutuhan dan situasi yang berbeda, sehingga penerapan pola asuh pun dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Dengan memahami karakteristik setiap pendekatan, Moms bisa lebih mengenali cara pengasuhan yang sedang diterapkan dalam keseharian bersama Si Kecil.
Jika Moms sedang mencari komunitas yang hangat untuk saling berbagi pengalaman dan belajar seputar tumbuh kembang Si Kecil, yuk bergabung bersama Miifams Club. Moms bisa mengikuti berbagai sharing session dan webinar bersama para ahli, mendapatkan kesempatan mencoba produk gratis dari partner Alamii, menikmati event dan playdate eksklusif, serta memperoleh berbagai informasi dan keuntungan spesial dari Alamii.