Si Kecil Suka Berbohong? Moms, Yuk Cari Tahu Penyebab dan Cara Menghadapinya
Melihat Si Kecil mulai bisa bercerita tentang berbagai hal tentu menjadi bagian yang menyenangkan dalam proses tumbuh kembangnya. Namun, seiring bertambahnya usia, Moms mungkin mulai menemukan cerita yang ternyata tidak sepenuhnya sesuai dengan apa yang terjadi. Misalnya, Si Kecil mengatakan sudah merapikan mainan, padahal mainannya masih berserakan.
Momen seperti ini mungkin membuat Moms bertanya-tanya, terutama ketika Si Kecil mulai semakin sering mengatakan sesuatu yang berbeda dari kenyataan. Sebenarnya, apa yang membuat anak suka berbohong? Yuk, Moms, pahami lebih lanjut penyebab di balik perilaku tersebut dan bagaimana cara menyikapinya dengan tepat.
Kenapa Anak Bisa Berbohong?
Di usia sekitar 3 tahun, Si Kecil mulai memahami bahwa orang lain tidak selalu mengetahui apa yang sedang ada di pikirannya. Seiring bertambahnya usia, pemahaman ini pun berkembang dan Si Kecil mulai belajar menggunakan cerita atau jawaban tertentu dalam berbagai situasi. Hal ini bisa membuat Si Kecil mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan. Berikut beberapa di antaranya.
-
Sulit Membedakan Imajinasi dan Kenyataan
Imajinasi Si Kecil yang masih berkembang bisa membuatnya sulit membedakan mana yang benar-benar terjadi dan mana yang hanya ada dalam pikirannya. -
Takut Dimarahi atau Dihukum
Rasa takut dimarahi atau mendapat hukuman dapat membuat Si Kecil memilih untuk menyembunyikan kenyataan. Berbohong bisa menjadi cara Si Kecil menghindari hal yang membuatnya takut atau tidak nyaman. -
Menghindari Tugas atau Kewajiban
Saat belum ingin mengerjakan tugas atau merapikan mainan, Si Kecil mungkin mencari alasan agar bisa menundanya. -
Ingin Mendapatkan Perhatian
Perhatian dan pujian dari orang di sekitarnya tentu menyenangkan bagi Si Kecil. Hal ini terkadang membuatnya menceritakan sesuatu yang tidak sesuai kenyataan agar mendapat perhatian atau terlihat lebih menarik di depan teman-temannya. -
Mendapatkan Sesuatu yang Diinginkan
Keinginan untuk mendapatkan sesuatu juga bisa membuat Si Kecil mengatakan hal yang tidak sesuai kenyataan. -
Takut Mengecewakan Moms
Ketika merasa khawatir tidak dapat memenuhi harapan Moms, Si Kecil mungkin memilih untuk menyembunyikan kenyataan. -
Ada Hal yang Membuatnya Tidak Nyaman
Jika Si Kecil tiba-tiba lebih sering menutupi sesuatu atau menunjukkan perubahan perilaku, coba perhatikan apakah ada hal yang sedang membuatnya tidak nyaman.
Apakah Anak Berbohong Itu Normal?
Pada usia prasekolah, sekitar usia 3–6 tahun, mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan dapat menjadi bagian dari proses tumbuh kembang Si Kecil. Di usia ini, Si Kecil masih belajar memahami perbedaan antara imajinasi dan kenyataan. Seiring berkembangnya kemampuan berpikir dan memahami orang lain, Si Kecil juga mulai menyadari bahwa orang lain bisa memiliki pikiran, perasaan, atau pengetahuan yang berbeda dari dirinya. Kemampuan ini turut berkaitan dengan munculnya kemampuan untuk mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Satu hal yang perlu Moms perhatikan adalah frekuensinya. Jika Si Kecil semakin sering mengatakan hal yang tidak sesuai dengan kenyataan atau kebiasaan tersebut mulai disertai perubahan perilaku lainnya, Moms bisa mencoba mencari tahu apa yang sedang terjadi pada Si Kecil.
Bagaimana Sikap yang Tepat?
Saat Si Kecil mulai mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan, Moms mungkin perlu menyesuaikan cara meresponsnya. Alih-alih langsung memarahi atau menyalahkan, Moms bisa membantu Si Kecil memahami pentingnya berkata jujur dengan cara yang tenang dan sesuai usianya. Berikut beberapa cara yang bisa Moms coba:
-
Tetap Tenang dan Jangan Langsung Memarahi
Saat mengetahui Si Kecil tidak berkata jujur, usahakan untuk tetap tenang dan hindari langsung memarahi atau memberikan label seperti “pembohong”. Moms bisa mengajak Si Kecil membicarakan apa yang sebenarnya terjadi agar Si Kecil punya kesempatan untuk menjelaskan. -
Beri Kesempatan untuk Berkata Jujur
Jika jawaban Si Kecil terdengar tidak sesuai, Moms bisa memberinya waktu untuk berpikir dan mencoba bertanya kembali. Sampaikan bahwa Moms ingin mendengar cerita yang sebenarnya dan Si Kecil tidak perlu takut untuk mengatakannya. -
Apresiasi Saat Si Kecil Berkata Jujur
Ketika Si Kecil berani mengatakan yang sebenarnya, berikan apresiasi. Hal sederhana seperti mengucapkan terima kasih karena sudah mau berkata jujur dapat membantu Si Kecil memahami bahwa kejujuran adalah hal yang dihargai. -
Jelaskan Dampak dari Berbohong
Bantu Si Kecil memahami bahwa perkataan yang tidak sesuai kenyataan bisa berdampak pada dirinya maupun orang lain. Jelaskan dengan bahasa yang sederhana dan sesuai usianya agar Si Kecil perlahan memahami pentingnya berkata jujur. -
Berikan Contoh dalam Keseharian
Si Kecil belajar banyak hal dari apa yang dilihat di sekitarnya, termasuk dari Moms. Karena itu, biasakan menunjukkan perilaku jujur dalam keseharian agar Si Kecil memiliki contoh yang bisa ditiru.
Baca Juga: Anak Tidak Mau Makan Bekal Sekolah? Yuk, Kenali Penyebabnya
Kapan Perlu Berkonsultasi?
Jika Si Kecil semakin sering mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan dan kebiasaan tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup lama, Moms bisa mencoba mencari tahu apa yang sedang terjadi. Terlebih jika Si Kecil juga menunjukkan perubahan perilaku, tampak lebih tertutup, atau terlihat sedang menghadapi sesuatu yang membuatnya tidak nyaman.

Moms bisa mulai dengan mengajak Si Kecil berbicara dalam suasana yang tenang dan meyakinkan bahwa Si Kecil aman untuk bercerita. Jika Moms masih merasa khawatir atau kesulitan memahami perubahan yang terjadi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau tenaga profesional agar Si Kecil bisa mendapatkan bantuan yang sesuai.
Setiap anak memiliki cara dan waktunya sendiri dalam memahami dunia di sekitarnya. Jadi, ketika Si Kecil mulai mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan, jadikan momen ini sebagai kesempatan untuk lebih memahami cara Si Kecil berpikir dan melihat sesuatu. Dengan pendampingan yang tepat, Moms dapat membantu Si Kecil melewati setiap tahap perkembangannya dengan lebih percaya diri.
Jika Moms sedang mencari komunitas yang hangat untuk saling berbagi pengalaman dan belajar seputar tumbuh kembang Si Kecil, yuk bergabung bersama Miifams Club. Moms bisa mengikuti berbagai sharing session dan webinar bersama para ahli, mendapatkan kesempatan mencoba produk gratis dari partner Alamii, menikmati event dan playdate eksklusif, serta memperoleh berbagai informasi dan keuntungan spesial dari Alamii.